go to my wapsite
"visita nohani"
sebuah nama yang membawa anganku kembali ke masa lalu..
mengukir kembali seuntai cinta yang berakhir dengan luka..
ngawi 2007
tik..tik..tik.. bunyi keypad hp-ku terdengar nyaring dan tanpa henti. maklum, ini lagi jamannya sms, apalagi kartu im3-ku yang bonus sms nya sejagad..
"can, pinjem hp-nya dong buat sms" kata andik sambil mendekatiku.
"oh, ok' nih"
tak berapa lama, sepertinya dia udah selesai sms.
"ntar kalo dia bales sms ini, maki-maki aja ya" pesan andik padaku..
"maki-maki?" apa maksudnya? pikirku..
tak berapa lama setelah kepergian andik, aku menerima sms balasan, dan sudah kuduga itu pasti ceweknya andik.
setelah membaca sms itu, akupun bisa mengambil kesimpulan bahwa andik telah menuduh ceweknya selingkuh.
aku hendak memakinya, namun kuurungkan niatku.. pikirku "tega amat cowok memaki-maki cewek"
dari situlah aku mengenalnya, dan semakin lama aku mulai menyukainya...
meskipun takdir berkehendak lain..
sekitar 1 bulan, aku dan visita berteman. saling curhat meskipun cuma lewat sms.. akupun menyatakan cintaku padanya, namun dia belum bisa menerima cintaku.
kami sempat juga ketemuan di gereja, meskipun sangat singkat.
dan pada akhirnya, visita menerima cintaku..
jujur saja dia cinta pertamaku, dan merupakan seorang yg berarti bagiku, meskipun banyak teman yang menentang hubungan kami. mereka bilang visita itu playgirl dll.
akhir yg menyakitkan.
aku dan mbah dawir bikin trik "pura-pura sakit" untuk membuktikan apakah dia benar-benar mencintaiku.
mengetahui aku sakit, visita berjanji akan menjengukku..
namun yg ditunggu tak kunjung datang..
aku sms dia lagi "gimana say' katanya mau jenguk aku?"
"sorry, aku gak boleh keluar rumah. kamu aja yg kesini"
gila! pikirku. tau gue sakit malah disuruh jalan-jalan nyamperin dia.
yah, aku turuti aja kemauannya.
dengan ditemani mbah dawir, aku menunggu visita sekitar 10meter dari rumahnya, berharap dia akan menemuiku.
"say, aku udah ada di depan rumah kamu nih. kamu keluar dong" begitu smsku padanya.
setengah jam aku menunggu, dia tak kunjung menemuiku.
merasa kesal dan terhina, aku memutuskan untuk pulang.
dan pada malam itu juga, visita bilang ingin putus denganku dengan alasan, dia udah punya cowok lain.
aku tak bisa berkata apapun.
hati ini terasa hancur. tanpa terasa air mataku mengalir perih namun aku yakin, AKU BìSA MELUPAKANMU
Selasa, 15 Desember 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar